Cerita Sex Bercinta Dengan Istri dan Adik Iparku

Posted on

Selamat datang di Cerita Sex Persembahan layardewasa. saat ini Team Cerita sex ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Sex Bercinta Dengan Istri dan Adik Iparku . Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

Cerita Sex Bercinta Dengan Istri dan Adik Iparku

bandar sakong terpercaya domino kiu kiu

Cerita Sex Bercinta Dengan Istri dan Adik Iparku

Mereka adalah kakak beradik yang cantik dan manis, keduanya bertubuh mulus dan berbadan tinggi semampai, itulah salah satu motivasi aku menikahi Dina, karena tubuhnya yang indah. Namun akupun sangat tertarik kepada adiknya, Fira.

Ia tidak berjilbab dan selalu mengenakan baju sexi dan mini, tak kala aku sedang menonton TV bersamanya di ruang keluarga aku selalu berusaha mencuri-curi pandang ke arah tubuhnya yang terlihat mulus. Namun hasrat itu hanya bisa ku pendam saja.

Kala itu, aku sedang bekerja di ruangan kerja di perusahaanku, kebetulan perusahaanku sedang mengalami sedikit guncangan akibat dampak makin banyaknya perusahaan saingan di kotaku itu. Pada saat jam pulang kerja, tepatnya pukul 17.00 aku terdiam diri sendian di ruanganku karena memikirkan masalah itu.

Kurang lebih 30 menit aku melamun, dan tiba-tiba terbayang sosok Fira fikiranku, aku membayangkan dirinya sedang bugil, pikiran kotorku semakin merajalela dan kontolku pun mengeras seketika. Ketika sedang asik menghayalkan tubuh indah Fira terdengar suara ketukan pintu

“Tok tok tok” aku kaget dan tersadar, ketika membalikan badan ternyata Dina istriku datang untuk menjemputku, karena rencananya pulang kerja kami mau pergi makan malam bersama Dina dan adiknya juga.

“Eh… sayang…. udah siap nih, cepet amat datengnya!!” Tegurku

“Ah… iyah yang… aku sengaja datang lebih cepat karena takut jalanan macet, sekarangkan malem minggu” Jawab Dina.

“Mana Fira yang??? Katanya dia mau ikut dengan kita makan malam dan nonton??”

“Oh… iyah nanti dia nyusul katanya, soalnya dia mau ngembaliin buku ke temennnya dulu, gak lama lagi nanti dia datang ko” Jawab Dina sambil duduk di pangkuanku, dan diapun menyadari kontolku sedang keras,

“Eh… sayang,… lagi pengen yah???? Itunya bangun tuh…” ledeknya.

“Iya ni yang… aku lagi pengen, kita ML dulu yuk… karyawan udah pada pulang ko, Cuma ada satpam, dia juga jam segini lagi pulang dulu, dia baru bakalan jaga lagi nanti jam 9 malem” Ajakku kepada Dina.

“Ah… jangan disini ah.. nanti kalo Fira dateng gimana??!!” Jawab Dina.

“Ahh…. pasti Fira telpon dulu kalo dia mau nyampe sini, dia kan penakut, ga mungkin masuk ke kantor sendirian, apa lagi kalo sore kantor ini sepi” Akhirnya istriku mau menerima tawaranku tadi,

“Iya deh sayang…. tapi aku ga lepas jilbab yah… soalnya ribet pasangnya lagi… kan kita mau jalan abis ini hehehh…”

“Iya deh… pakek jilbab lebih asyik kok…” Akhirnya kamipun saling berpelukan sambil berciuman,
aku lumat bibir kecil istriku, sambil tanganku meraba-raba payudaranya yang tak begitu besar, perlahan tanganku melepaskan roknya namun bibirku masih tetap melumat bibirnya, semakin bernafsu aku lepas pula atasan baju istriku, dan ku remas-remas dengan keras payudara Dina yang masih terbingkus Bra, lalu aku lepaskan Branya dan aku lumat puting merah muda di puncak gunung kembarnya Dina, terdengar suara erangan Dina yang mendesah kenikmatan…

“Ahhh…. sayang….. enak yang… ahhh…. terus nenenin tetek aku yang….!!! aahhh….” Semakin semangat saja aku menjilati tubuhnya, kini akupun berada di selangkangannya, tanpa pikir panjang, aku pun membuka celana dalam birunya, dan aku jilati kemaluan Dina yang bersih dari bulu itu, kemudian aku buka mulut vaginanya yang wangi dan masih terlihat selaput dara yang baru saja aku rusak di malam pertama kami 1 bulan yang lalu, kemudian aku jilati klitoris Dina, dan

“Ahhhh… sayang… ahhh… geli yank…. ahh…. aku serasa pengen pipis….” Namun aku tak menghiraukannya,
aku terus saja menjilati klitorisnya sambil memasukan jari tengahku ke dalam mulut vagina Dina, semakin cepat aku menusukan jari tengahku, semakin dahsyat desahan Dina,

“Ahhh….. sayang… ahhh… ahhh… aku mau dapet yang…. ahhhhhh……” Pantatnya nampak menggelinjang dan pahanya tiba-tiba menutup menjepit kepalaku, ternyata Dina sudah orgasme,

Aku pun segera membuka celanaku, ketika sedang membuka kemeja, tiba-tiba pintu ruangan ku terbuka, karena ternyata aku lupa menutupnya rapat-rapat dan menguncinya, aku dan istriku langsung kaget, ternyata pintu itu terdorong oleh sesosok tubuh yang telah tak mengenakan baju sehelai pun, dan ternyata itu adalah Fira, yang ternyata sedari tadi ia mengintip kami, dan bermastrubasi sambil menyaksikan kami berdua ML, tanpa pikir panjang, aku langsung menarik lembut tangan Fira dan membisikkan di telinganya

“Ayo sini kakak puaskan kamu bareng kak Dina” Dengan malu-malu iya mengikuti tarikan tanganku, aku tak sadar bagaimana respon Dina yang sedang terkulai lemas di atas meja kerjaku karena orgasme pertamanya itu, namun setelah aku memandang wajahnya, Dina malah tersenyum dan senyum itu memberi arti bahwa Fira boleh ikut ML bareng,

Akhirnya Fira aku suruh jongkok dan aku pegangkan kontol kerasku, dengan malu-malu ia mengocok-ngocok kontolku dengan pelan, tiba-tiba Fira langsung melumat dengan liar kontolku, aku sedikit kaget karena ternyata ia sangat pandai menghisap kontol, aku hanya bisa menikmati sambil sesekali mendesah kenikmatan…

“Ahhh…. ayo Fira sayang… sepong terus kontol kakak… uhhh… ahhh…. yes… “

Setelah puas aku disepong oleh Fira , aku langsung berbaring di atas meja dan menyuruh Dina menaiki badanku dan menduduki kontolku

“Ah……. enak yang…. ahh… aku goyang yahh… ahh…” Desah Dina,

Sambil tanganku meraba-raba Vagina Fira yang berada di sebelah Dina . Dan tak lama Dina pun berhenti dari genjotannya itu sambil mendesah

“Ahhh…… ahhh….” Dan terasa pantatnya kembali menggelinjang dan pahanya ia tutup rapat-rapat.
Kemudian aku bisikan kepada Dina

“Yang…. aku coba punya Fira juga yah…” Kemudian Dina pun hanya mengangguk tak berkata apapun sambil beranjak dari atas badanku.

Kemudian aku suruh Fira menduduki kontolku, dan tanpa ragu Fira duduk di atas badanku, sambil menuntun kontolku ke dalam Vaginanya, ohh….. walau sudah tidak perawan namun vagina Fira sungguh nikmat,

“Ahh… kak… ahh…. enak kak… genjot dari bawah kak!!!” Desahnya.

Dan akupun goyangkan kontolku secara cepat sambil memandangi wajah dan tubuh Fira yang menghadap ke arahku. Akupun terus menggenjot vagina Fira dari bawah…. dan beberapa saat kemudian, Fira mendesah…

“Ahhhh.. ahh…. kak… terus genjot…. Fira mau dapet ni… ahh…..” Akupun terus menggenjot dan karena saking bernafsunya menggenjot, akupun tak kuasa menahan ejakulasiku.

Namun sesaat sebelum aku berejakulasi, Fira mendesah…

“Ahh… aku dapet… kak…” Sambil menggelinjang, dan akupun mengeluarkan lahar putihku di dalam vagina Fira , adik dari Istriku. Sungguh nikmatnya memuncratkan sperma hangat di dalam vagina yang selama ini aku hayalkan.

Akhirnya aku tersenyum puas sambil memandangi wajah kedua kakak beradik itu, kemudian Dina mencium bibirku, dan berbisik

“Enak mana yang? Punya aku apa Fira ??” Aku hanya tersenyum, dan meremas payudara Fira yang masih terduduk di atas kontolku.

Google Trend:

bandar sakong terpercaya domino kiu kiu